5 Tips Agar Dapat Membeli Mobil Bekas Berkualitas

Apakah Anda seorang karyawan yang ingin memiliki mobil baru yang murah seperti rekomendasi terbaru tetapi tidak mendukungnya secara finansial? Tolong jangan sedih. Salah satu alternatifnya adalah membeli mobil bekas. Memang, terkadang tidak sedikit masalah yang beredar jika mobil bekas mogok dengan cepat. Bahkan ada pembeli tertentu; baru dibeli tetapi harus membayar hingga jutaan rupiah untuk perawatan atau mengganti mesin.

Namun, tidak boleh meremehkan mobil bekas. Hati-hati sebelum membeli adalah kuncinya. Jika Anda melakukan pembelian menyeluruh, Anda akan mendapatkan mobil bekas berkualitas.

Untuk membantu Anda memilih mobil seperti itu, berikut adalah beberapa tips yang perlu Anda ketahui.

1. Gali informasi baik online maupun offline

Hal pertama yang harus kita lakukan adalah mencari informasi tentang mobil bekas, baik online maupun offline. Banyak situs web penjualan mobil bekas memiliki informasi tentang banyak merek, harga, tahun, dan spesifikasi, misalnya OLX, Mobil123, dan Otosia.

Membaca majalah otomotif dan bertukar ide dengan mekanik atau kolega yang mengerti mobil juga bisa menjadi elemen penelitian. Cari tahu harga, tahun, dan spesifikasi mobil yang kita inginkan.

2. Beli dari Orang Pertama

Orang pertama adalah pemilik mobil. Alih-alih membeli mobil bekas dari dealer, showroom atau broker, Anda mencoba menggali ke dalam mobil yang dipasarkan oleh pemiliknya.

Membeli dari showroom tidak menyediakan beberapa opsi, tetapi Anda tidak dapat menemukan informasi tentang latar belakang mobil langsung dari pemiliknya.

Selain itu, melakukan pembelian langsung dari pemilik menciptakan harga yang lebih rendah. Dalam hal ini, pembeli dan penjual berdagang langsung tanpa distribusi ke pihak ketiga seperti broker atau ruang pamer.

3. Cari Tahu Latar Belakang Mobil

Latar belakang mobil adalah apa yang perlu Anda rujuk sebelum memutuskan untuk membeli mobil bekas. Jika kami bertemu langsung dengan pemilik mobil, masalah ini akan memudahkan Anda menjelajahi latar belakang mobil.

Saat bertemu dengan pemilik mobil, jelajahi dengan mengajukan pertanyaan berikut:

• Kapan Anda membeli mobil ini?

• Seberapa sering Anda jarang mengendarai mobil ini? Kemana Saja Kamu?

• Di mana rute terjauh ditempuh?

• Di samping Anda, siapa yang sering menggunakan mobil ini?

• Apakah mobil ini mengalami kecelakaan?

• Berapa kali dalam satu tahun Anda melakukan layanan?

• Sudahkah bagian-bagian tertentu diganti? Kapan dan mengapa?

• Mengapa Anda memasarkan mobil ini?

Jika ada pertanyaan yang menurut informasi Anda perlu ditanyakan kepada pemilik mobil, silakan tambahkan. Setelah menemukan jawaban atas pertanyaan Anda, mulailah mengerjakan inspeksi mobil.

4. Periksa Bodi Mobil

Sebelumnya, minta izin dari pemilik mobil untuk memeriksa kendaraan. Dengan melakukan pemeriksaan fisik, Anda akan langsung memahami kejujuran pemilik mobil.

Lihatlah situasi cat mobil, apakah masih mulus atau ada bintik-bintik karat, goresan, penyok, atau bercak. Perhatikan setiap detail bodi mobil, dari depan ke belakang, dari atas ke bawah, dari kanan ke kiri.

Perhatikan juga plafon (bagian atas mobil). Langit-langit yang bagus masih tebal karena akan melindungi suhu udara di dalam mobil, terutama pada siang hari.

Selain itu, perhatikan keempat bannya, apakah masih bagus atau aus. Jika ada penjarangan, pasti Anda harus mengeluarkan lebih banyak uang untuk menggantinya.

5. Periksa Mesin Mobil

Setelah kami puas melihat elemen-elemen di luar mobil, saatnya untuk memeriksa mesin mobil. Tentu saja tahap ini adalah elemen yang paling sulit jika Anda tidak mengerti tentang otomotif dan sifat-sifat utama yang harus ada di dalam mobil.

Jika kami ragu, tanyakan pada mekanik atau kolega yang mengerti untuk membantu Anda memeriksa mesin mobil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *